MEDIAKOE, Jakarta -Di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu, radiator punya peran penting dalam menjaga kinerja mesin mobil baik bensin maupun diesel, termasuk pada Hybrid EV. Masalahnya adalah suhu lingkungan yang tinggi kerap menyulitkan kerja radiator, bahkan memicu mesin overheat. Berikut tips AUTO2000 menyikapinya
Cara Kerja Radiator
Cairan pendingin atau radiator coolant mengalir ke water jacket pada mesin untuk menyerap panas. Pada saat mengalir, coolant menyerap suhu panas dan membawanya ke radiator. Di dalam radiator, air yang membawa suhu panas masuk ke dalam upper tank. Coolant dialirkan lagi untuk turun ke dalam radiator core yang memiliki fungsi untuk membuang suhu panas ke udara luar yang diambil dari arah depan mobil saat melaju.
Kipas radiator membantu kerja radiator dengan mengisap udara panas dari rumah radiator. Setelah suhu panas dipindahkan ke udara, air kembali menjadi dingin dan dialirkan lagi untuk menyerap suhu panas mesin secara berkelanjutan.
Berikut faktor yang dapat menyebabkan radiator menjadi rusak?
- Radiator Kotor dan Tersumbat
Umumnya, kemungkinan terbesar penyebab sirkulasi air radiator rusak adalah karena adanya penumpukan kotoran pada radiator. Kotoran seperti endapan deposit yang terjadi pada saluran pipa pendingin dan partikel korosif pada radiator dapat menempel dan mengendap, sehingga membuat jalur sirkulasi terhambat.
Radiator dapat mengalami tersumbat biasanya disebabkan oleh penggunaan cairan radiator yang tidak tepat. Oleh karena itu, AutoFamily harus memilih cairan radiator yang sesuai dengan mesin mobil.
- Water Pump Rusak
Kerusakan pada water pump umumnya terletak pada bagian kipas (impeller) yang sudah mengalami korosi atau retak, selain itu seringkali terjadi kebocoran pada water pump sehingga menyebabkan jumlah air pendingin menjadi berkurang. Kalau komponen ini rusak, maka satu-satunya cara adalah dengan mengganti water pump tersebut.
- Kerusakan pada Thermostat
Thermostat memiliki peranan penting untuk menjaga kestabilan suhu pada mesin mobil. Bila rusak, maka sirkulasi cairan radiator pada mobil akan bermasalah dan thermostat perlu diganti dengan yang baru.
- Fan Belt Putus
Apabila fan belt ini putus maka water pump tidak akan dapat berputar untuk mensirkulasikan cairan pendingin, maka AutoFamily harus menggantinya dengan yang baru atau dapat mulai menggantinya ketika melihat fan belt mengalami kendur dan permukaannya terlihat mulai retak sebagai langkah antisipasi.
Tanda-tanda Radiator Rusak
- Cairan Pendingin Habis
Cairan pendingin yang selalu habis bisa disebabkan karena ada kebocoran pada sistem pendingin mesin. Kebocoran pada radiator bisa disebabkan karena radiator pernah mengalami benturan, karat, atau sambungan lepas.
- Selang Masuk Radiator Bocor
Jika proses pendinginan di dalam radiator lancar, biasanya tidak ada masalah, kecuali ada sumbatan di salurannya. Keadaan ini akan menahan laju air pendingin dari mesin ke radiator, sehingga tekanan pada selang input radiator akan naik dan bocor.
- Air Menetes di Bawah Radiator
Cairan radiator yang bocor biasanya akan terlihat posisinya dengan melihat lokasi tetesan air di bawah mesin saat parkir di garasi rumah. Perhatikan di bawah mobil, apakah ada tetesan air tepat di bawah mobil.
- Permukaan Radiator Berkarat
Permukaan radiator terhalang kondensor AC di depan dan kipas pendingin di belakang sehingga jarang diperhatikan. AutoFamily bisa mencari celah di sekitar kipas pendingin untuk melihat permukaan radiator.
Gunakan senter untuk menemukan apakah ada korosi atau rembesan air. Atau juga bisa lihat penampang bagian bawah tangki radiator dari arah kolong mobil. Dari situ bisa terlihat jika sudah terlihat karat akibat korosi.
- Tutup Radiator Berlumpur
Air radiator yang tidak pernah diganti biasanya akan timbul endapan lumpur yang berpotensi menyumbat saluran radiator. Bila ada lumpur di tutup dan leher radiator, bisa dipastikan sudah saatnya AutoFamily menguras air radiator untuk mencegah kerusakan lebih luas. Termasuk, adanya lumut di tangki cadangan radiator.
- Indikator Suhu Mesin Naik
Jika indikator suhu mesin di panel instrumen naik di atas wajarnya, segera tepikan mobil dan cek air pendingin serta radiator. Sebelum permasalahan ini terjadi pada kendaraan AutoFamily, segera lakukan perawatan radiator dan sistem pendingin berikut pendukungnya di bengkel resmi Toyota.

