Pengecekan Tekanan Angin Setiap 1-2 Minggu

Pengecekan Tekanan Angin Setiap 1-2 Minggu

MEDIAKOE, Jakarta – Idealnya, merawat ban meliputi pengecekan tekanan angin setiap 1-2 minggu, pembersihan rutin dari kerikil, serta rotasi ban tiap 8.000 – 10.000 km. Pastikan Anda selalu menjaga beban muatan tidak berlebih, lakukan spooring dan balancing setiap 10.000 km, dan ganti ban bila usia mencapai 3-5 tahun

Perlakuan juga harus dilakukan sama rata ke 4 buah ban utama. Jangan lupa, ban serep juga wajib diperhatikan! Pada artikel ini mari kita bahas khusus semua fakta soal ban serep di mobil Mitsubishi Motors yang wajib diketahui. 

  • Posisi ban serep berada di bagian bawah bagasi belakang. Terdapat di balik coverbagasi (dalam kabin), atau di bawah dek bagasi (di luar). 
  • Ada 2 tipe ban serep pada mobil MitsubishMotors, yaitu tipe space saver yang tipis dilengkapi velg kaleng, dan full size yang memakai velg yang sama dengan 4 roda utama. 
  • Posisi penempatan ban serep pada Pajero Sport terletak di bawah dek bagasi belakang (di luar kabin) dengan toolkit di dalam panel interior sisi kiri bagasi. Posisi ban serep yang sama juga terdapat pada keluarga Xpander, namun dengan posisi tool kit di panel sebelah kanan bagasi. Sementara itu penempatan ban serep pada Xforce ada di dalam kabin tepatnya di bawah lantai bagasi, dengan tool kit berada di dalam panel sebelah kanan bagasi. Sedangkan Destinator, posisi ban serepnya terletak di bawah dek bagasi belakang (di luar kabin) dengan mengusung tipe full size berukuran 18 inci yang menggunakan velg bermotif sama dengan empat roda utamanya. 
  • Tekanan angin ban serep wajib dicek secara periodik untuk memastikan tidak kempes saat dipakai. Untuk tipe spacesaver tekanan yang disarankan adalah 60 PSI, sementara ban serep tipe full size disamakan tekanan anginnya dengan ban utama. 
  • Untuk tipe spacesaver bisa digunakan hingga kecepatan maksimal 60-80 km/jam. Sementara tak ada batasan kecepatan penggunaan tipe ban serep full size. 
  • Agar tapak ban habisnya merata, sebaiknya ban serep tipe fullsize ikut dirotasi dengan ban utama secara periodik setiap menempuh jarak 10 ribu kilometer. 
  • Sebagai penanda untuk segera dilakukan perbaikan, saat menggunakan ban serep tipe fullsize, saat penyimpanan ban serep beri penanda dengan merenggangkan cover penutup bagasi atau balik tutupnya. 
  • Setelah mengganti ban serep, sebaiknya periksa kembali kekencangan mur roda setelah menempuh jarak 100-200 (end)