MEDIAKOE, Jakarta – Sebanyak 30 wartawan yang diajak BAIC Indonesia merasakan langsung kemampuan BAIC T1 melalui rangkaian media drive dengan rute Jakarta –Bandung–Jakarta menyatakan SUV listriknya itu jempolan!
Perjalanan dimulai dari BAIC Jakarta menuju Kota Baru Parahyangan, dilanjutkan menuju Lembang sebagai titik akhir perjalanan hari pertama. Hari kedua, perjalanan dilanjutkan dari Lembang dengan berkeliling di kawasan Kota Bandung sebelum kembali menuju Jakarta melalui jalan tol.
Media drive ini dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang merepresentasikan kondisi penggunaan sehari-hari. Seperti yang dikatakan oleh Chief Operating Officer BAIC Indonesia, Dhani Yahya bahwa, “Media drive ini menjadi kesempatan bagi kami untuk membuktikan BAIC T1 secara langsung, bukan hanya melalui spesifikasi di atas kertas. Dengan rute sejauh lebih dari 400 KM, kondisi kendaraan dengan muatan penuh, serta kombinasi jalan perkotaan, tol, tanjakan dan turunan, kami ingin memberikan pengalaman yang benar-benar merepresentasikan penggunaan sehari-hari. Kami sangat mengapresiasi feedback dari rekan-rekan media, terutama terhadap kenyamanan suspensi, kekedapan kabin, kelapangan ruang, dan kemudahan fitur Auto Parking Assist. Di saat yang sama, berbagai masukan mengenai performa, range, dan fitur menjadi input penting bagi kami untuk terus meningkatkan produk dan memberikan kendaraan yang semakin sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia.”
Rute yang ditempuh sangat beragam, mulai dari jalan perkotaan, kemacetan, jalan tol, tanjakan, turunan, hingga jalan kering, sementara para jurnalis dapat mencoba berbagai karakter berkendara melalui mode Comfort, ECO, Sport, Adaptive, ECO+, dan Individual.
Dua hari perjalanan, BAIC T1 mencatat rata-rata jarak tempuh pulang-pergi sejauh 412 KM, dengan total waktu perjalanan sekitar 18 jam dan kecepatan rata-rata 24 km/jam. Berdasarkan hasil pengukuran selama kegiatan, konsumsi energi rata-rata tercatat sebesar 14,72 kWh/100 km, setara dengan sekitar 6,7 kilometer untuk setiap 1 kWh energi, dengan total konsumsi energi sekitar 60,7 kWh selama perjalanan.
Sebelum berangkat dari Jakarta , kapasitas baterai high-voltage rata-rata berada di posisi hampir 100%. Setelah mencapai Bandung dan Lembang, kapasitas baterai berada di kisaran 18–20%.
Setelah melakukan pengisian daya, perjalanan kembali dimulai dengan kapasitas baterai mendekati 90%. Setelah berkeliling Kota Bandung dan melanjutkan perjalanan kembali ke Jakarta , BAIC T1 masih menunjukkan sisa kapasitas baterai di kisaran 40–50%.
Dari sisi biaya energi, total kebutuhan pengisian selama rangkaian perjalanan dua hari tercatat rata-rata sekitar Rp150 ribu. Hasil tersebut memberikan gambaran mengenai efisiensi energi BAIC T1 ketika digunakan dalam perjalanan nyata dengan kombinasi kondisi jalan, beban kendaraan, kecepatan, serta gaya berkendara yang beragam.
Selain pengujian performa dan efisiensi, BAIC Indonesia juga meminta para jurnalis memberikan penilaian dan pengalaman mereka setelah mengemudikan serta menjadi penumpang BAIC T1.
Secara umum, mayoritas jurnalis menyatakan puas terhadap pengalaman menggunakan BAIC T1, baik dari sisi pengemudi maupun penumpang. Dari berbagai respons yang dikumpulkan, aspek yang paling konsisten mendapatkan apresiasi adalah kenyamanan suspensi, kekedapan kabin, kelapangan ruang, desain, serta kemudahan berkendara.
Beberapa jurnalis memberikan penilaian tinggi terhadap BAIC T1, termasuk skor 9/10, dengan alasan seperti desain yang stylish, interior premium, fitur yang memadai, suspensi yang nyaman, serta kekedapan kabin. Salah satu jurnalis bahkan memberikan penilaian 8,5/10, dengan menyebut kenyamanan sebagai keunggulan utama BAIC T1:
“Comfort-nya benar-benar di luar dugaan, baik itu dari suspensi maupun space yang ada. Fiturnya cukup dan Auto Parking-nya cukup canggih.”
Komentar lain juga menyoroti karakter suspensi BAIC T1 yang dinilai mampu memberikan kenyamanan tanpa terasa terlalu limbung.
“Suspensinya oke banget, peredaman kabin juara, tenaga sangat cukup untuk penggunaan dalam kota dan luar kota.”
Kesan serupa muncul dari jurnalis lainnya yang menilai bahwa karakter suspensi BAIC T1 terasa lembut namun tetap stabil.
“Bantingan suspensi terasa lembut, tapi tetap stabil dan tidak banyak memantul ketika kecepatan tinggi.”
Hal tersebut menjadi salah satu temuan menarik dari media drive ini, mengingat perjalanan tidak hanya dilakukan di jalan perkotaan yang relatif halus, tetapi juga melalui jalan tol, tanjakan, turunan, serta berbagai kondisi lalu lintas menuju Bandung dan Lembang.
Ketika ditanyakan mengenai satu hal yang paling mengejutkan setelah mencoba BAIC T1, respons jurnalis menunjukkan pola yang cukup konsisten. Suspensi dan kenyamanan berkendara menjadi salah satu jawaban yang paling banyak muncul. Para jurnalis menggambarkan suspensi BAIC T1 sebagai empuk, nyaman, namun tidak terlalu memantul.
Beberapa komentar yang muncul antara lain:
“Kenyamanan suspensi yang terasa super soft di perkotaan namun tidak mantul-mantul saat keluar kota.”
“Suspensinya empuk tapi tidak bikin mual.”
“Bantingan suspensi yang empuk tapi nggak mental-mentul.”
“Suspensi dan keheningan.”
Selain suspensi, kekedapan kabin dan kelapangan interior juga menjadi aspek yang mengejutkan bagi sejumlah jurnalis.
Kondisi tersebut semakin relevan karena kendaraan digunakan dengan tiga orang di dalam kabin beserta barang pribadi dan perlengkapan shooting, memberikan kesempatan kepada para peserta untuk merasakan ruang kabin dalam kondisi penggunaan yang lebih nyata.
Penilaian wartawan juga menyoroti Automatic Parking Assist (APA) menjadi fitur yang paling sering disebut ketika para jurnalis ditanya mengenai fitur paling menarik dari BAIC T1. Fitur tersebut dinilai memberikan kemudahan terutama ketika melakukan manuver dan parkir di area yang terbatas.
Salah satu jurnalis menilai:
“Untuk harga 300 jutaan, fitur Automatic Parking Assist-nya oke banget.”
Komentar lain menyebut:
“Auto Parking Assist cukup presisi saat parkir.”
Respons positif terhadap fitur ini juga muncul berulang kali dalam survei, dengan Auto Parking Assist menjadi salah satu fitur yang paling banyak dipilih sebagai fitur favorit. (end)

