PT SKF Indonesia Bertransformasi dan Memperkuat Bisnis Aftermarket Otomotif.

PT SKF Indonesia Bertransformasi dan Memperkuat Bisnis Aftermarket Otomotif.

MEDIAKOE, Tangerang – PT SKF Indonesia memperingati 40 tahun kehadirannya di Indonesia dengan menegaskan komitmen untuk terus bertransformasi dan memperkuat bisnis aftermarket otomotif. Perayaan empat dekade tersebut digelar di ajang Automechanika Jakarta 2026, NICE PIK2, Tangerang.

Selama 40 tahun beroperasi di Indonesia, SKF telah membangun hubungan dengan berbagai partner, distributor, industri otomotif, bengkel, hingga konsumen. Perjalanan tersebut juga menjadi bagian dari perkembangan SKF dalam menghadapi berbagai perubahan industri, mulai dari kondisi ekonomi, persaingan pasar, perkembangan teknologi, hingga peralihan kendaraan konvensional menuju elektrifikasi.

President Director SKF Automotive Indonesia, Vincentius Rajagukguk, mengatakan usia 40 tahun bukan sekadar menjadi momentum perayaan, tetapi juga menjadi bukti kemampuan SKF untuk terus bertahan dan beradaptasi terhadap perubahan industri otomotif. “Selama 40 tahun, SKF sudah memberikan kontribusi yang sangat strategis bagi perkembangan industri otomotif, terutama bearing sebagai safety part,” ujar Vincentius.

Menurut Vincentius, bearing merupakan salah satu komponen penting dalam kendaraan sehingga SKF terus mempertahankan kualitas produk sekaligus mengembangkan kemampuan perusahaan dalam menghadapi perubahan pasar.

Ia menjelaskan, SKF memiliki kapabilitas dinamis untuk membaca peluang dan ancaman yang muncul di industri. Kemampuan tersebut kemudian diterapkan melalui penyesuaian model bisnis, struktur produksi, jaringan pasar, serta pengembangan produk. “SKF terus berproses, SKF terus bertransformasi dan SKF akan memberikan kualitas yang terbaik,” kata Vincentius.

Memasuki masa depan, SKF Automotive Indonesia akan tetap memperkuat bisnis kendaraan roda dua yang selama ini menjadi salah satu sektor penting perusahaan. Vincentius menyebut SKF memiliki posisi kuat di pasar bearing roda dua dan akan terus mengeksplorasi potensi yang sudah dimiliki untuk meningkatkan bisnis di sektor tersebut. Selain memperkuat produk yang sudah ada, SKF juga menyiapkan sejumlah produk baru untuk pasar Indonesia.

Di sektor roda empat, SKF menyiapkan langkah ekspansi yang lebih besar. Mulai tahun depan, perusahaan berencana memperkenalkan portofolio baru berupa wheel bearing generasi ketiga ke pasar Indonesia.

SKF juga akan melakukan penetrasi ke aplikasi suspensi melalui produk strut bearing. Pengembangan tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas portofolio di luar produk bearing konvensional. “SKF saat ini tidak hanya bicara bearing, tapi SKF juga sudah masuk kepada produkproduk non-bearing,” jelas Vincentius.

Sejumlah produk non-bearing seperti water pump dan komponen lainnya juga menjadi bagian dari pengembangan portofolio SKF untuk memenuhi kebutuhan pasar aftermarket otomotif yang semakin beragam. (end)