MEDIAKOE, Surabaya – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menerima penghargaan Lencana Perak Jer Basuki Mowo Beyo dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi ADM dalam mendukung pengembangan pendidikan vokasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Jawa Timur.
Lencana Perak Jer Basuki Mowo Beyo merupakan penghargaan tertinggi Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang diberikan kepada individu maupun institusi atas dedikasi, kontribusi, dan prestasi dalam mendukung pembangunan daerah, termasuk di sektor pendidikan. Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, dan diterima Arie Sonawidjaja, Executive Officer Human Resources & General Affairs ADM.
Penghargaan ini menjadi pengakuan atas komitmen berkelanjutan ADM melalui program CSR Pintar Bersama Daihatsu yang secara konsisten mendukung pengembangan pendidikan vokasi di Indonesia. Hingga saat ini, melalui berbagai program kolaboratif mulai dari penyelarasan kurikulum berbasis industri, peningkatan kompetensi tenaga pengajar, implementasi budaya industri, hingga dukungan fasilitas pembelajaran, ADM telah membina lebih dari 400 sekolah binaan di Indonesia, dimana lebih dari 90 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berada di Jawa Timur.
“Kita membutuhkan pendidikan yang tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga mampu membangun karakter, integritas, dan nilai kemanusiaan,” ujar Khofifah.
Sejalan dengan semangat tersebut, ADM terus memperkuat sinergi antara dunia industri dan dunia pendidikan guna menciptakan lulusan vokasi yang adaptif terhadap perkembangan industri serta memiliki daya saing global.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Astra Daihatsu Motor untuk terus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan vokasi di Indonesia. Capaian ini merupakan hasil kolaborasi dan komitmen berbagai pihak, termasuk jajaran internal ADM yang secara aktif mendampingi pengembangan SMK binaan serta membuka ruang pembelajaran industri bagi para siswa melalui berbagai program edukatif dan kunjungan industri,” ujar Arie.
Ke depan, ADM berharap kolaborasi antara industri, pemerintah, dan institusi pendidikan dapat terus diperkuat guna menciptakan ekosistem pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan, sekaligus melahirkan sumber daya manusia yang unggul, kompeten, dan berintegritas (end)

