MEDIAKOE, Jakarta – Ada sejumlah praktik “kenakalan” sopir kendaraan komersial (baca truk dan bus) untuk menambah uang jajan mereka di jalan. Biasanya dengan cara, antara lain memark-up pemakaian BBM. Namun sekarang, kenakalan sopir itu sudah bisa diatasi. Dengan HINO-Connect, para pengusaha sudah bisa menangkal kenakalan para sopir tidak jujur itu. “Kami sangat terbantu dengan inovasi dari HINO ini,” kata Bagus Gunawan, pengusaha truk ekspedisi yang home base nya di Cirebon, Jawa Barat.
Hino Connect adalah sistem telematika yang dikembangkan oleh Hino Motors untuk mendukung bisnis pelanggan dengan memantau dan mengelola armada kendaraan mereka. Jelasnya, sistem digital ini akan membuat pengusaha mempunyai “petugas” tersembunyi yang bertugas melakukan pemantauan kendaraan, termasuk pelaku pengemudi, konsumsi bahan bakar, rute perjalanan dan kondisi teknis kendaraan. “Hino Connect sudah diterapkan sejak 2020. Setiap unit Hino yang kita jual sudah terpasang system telematika ini,” kata Agnes Nugroho, Telematic Dept Head Hino.
System telematika yang dikembangkan Hino Motors ini memberikan data yang riil. Melalui aplikasi ini, pengusaha benar-benar bisa mengontrol prilaku pengemudi yang dipekerjakan di perusahaannya. Mulai dari penggunaan solar, kemana saja truknya dibawa sopir, hingga kapan mobil harus masuk perawatan rutin. “Tinggal membuka computer yang sudah diinstal aplikasi Hino Connect ini, saya dapat memperoleh laporan lengkap operasional truk-truk kapanpun,” ungkap Slamet, pengusaha cargo paket di Jakarta.
Menurut Agnes Nugroho, tiga tahun pertama sejak mobil dibeli, system telematika Hino ini masih gratis. Meski setelahnya ditarik biaya pengoperasian, pun tidak memberatkan pengusaha yang mempercayakan armadanya dengan Hino ini. Berdasarkan kemampuan finansialnya, mitra Hino dapat memilih periode 3 bulan, 6 bulan atau periode tahunan (per tahun).
Pengusaha yang mempercayakan armada bisnisnya dengan Hino makin nyaman dengan adanya My Hino. Karena dengan aplikasi ini pelanggan dapat dengan mudah mengakses informasi lengkap mengenai armadanya tanpa ribet. Antara lain jadwal service, pemesanan onderdil hingga e-learning untuk sopir-sopirnya.
Berkat layanan digital ini, penjualan Hino menjadi mentereng. Data GAIKINDO Maret 2026 mencatatkan penjualan retail sales sebesar 1.956 unit. Sebuah peningkatan penjualan mengingat bulan Februari lalu, penjualan retailnya tercatat 1.560 unit. Dengan raport penjualan Maret 2026, mengantarkan brand Hino ke posisi 10 besar. Selamat! (end)

